Minggu, 08 Oktober 2017

FASILITASI KEGIATAN PENYULUHAN (Evaluasi PP)

EVALUASI PELAKSANAAN PENYULUHAN PERTANIAN
UPT. BPP. BATU SOPANG 2017


LEMBAR PENGESAHAN

EVALUASI PELAKSANAAN PENYULUHAN

Di Kelompoktani …………… Desa ………………
Kecamatan ………….. Kabupaten  …………………
2017



DISUSUN OLEH:

…………………………………………
NIP. …………………………………


Disyahkan oleh:
KEPALA UPT. BPP. BATU SOPANG



GUNTUR WAHYUDHO,SP
NIP. 19630406 198803 1 012


KATA PENGANTAR.

Evaluasi merupakan suatu kegiatan yang penting, namun sering dikesampingkan dan konotasinya negatif, karena dianggap mencari kesalahan, kegagalan dan kelemahan dari suatu kegiatan penyuluhan pertanian. Sebenarnya evaluasi harus dilihat dari segi manfaatnya sebagai upaya memperbaiki dan penyempurnaan program/kegiatan penyuluhan pertanian sehingga lebih efektif, efisien dan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Evaluasi penyuluhan pertanian dapat digunakan untuk memperbaiki perencanaan kegiatan/program penyuluhan, dan  kinerja penyuluhan, mempertanggungjawabkan kegiatan yang dilaksanakan, membandingkan antara kegiatan yang dicapai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas karunianya sehingga Tugas Materi Peltahian Evaluasi Pelaksanaan Penyuluhan ini dapat terselesaikan sebagai bagian rangkaian dasar penyusunan programa penyuluhan pertanian tahun 2017
          Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan bekerjama dalam penyusunan Tugas Penyusunan laporan Evaluasi Pelaksanaan Penyuluhan ini, khususnya kepada pengurus dan anggota kelompoktani …………… Desa …………….. Kecamatan …………….. Kabupaten ……………, serta berbagai pihak yang telah memberikan bimbingan. Saran dan masukan selalu kami harapkan untuk perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan kegiatan di waktu yang akan datang

Penyusun,
……………………………

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ……………………………………………
DAFTAR ISI ……………………………………………………..
I.             PENDAHULUAN ………………………………………..
II.            LANDASAN TEORI ……………………………………..
III.          RANCANGAN EVALUASI …………………………......
IV.          HASIL DAN PEMBAHASAN …………………………..
V.           KESIMPULAN DAN SARAN …………………………..
Daftar Pustaka …………………………………………………..
Daftar Lampiran
1.    LPM Penyusunan RDKK pupuk bersubsidi ………….
2.    Sinopsis Judul Penyusunan RDKK pupuk bersubsidi
3.    Kuisioner evaluasi pelaksanaan penyuluhan tentang Rencana Definitif Kebutuhan Kelompoktani ….……..
4.    Alat ukur tingkat pengetahuan petani tentang Rencana Definitif Kebutuhan Kelompoktani…………..
5.    Daftar hadir pertemuan petani …………………………
.i
.ii
1
3
6
8
10
11

12
13

15

17
19

I . PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Pelaksanaan evaluasi penyuluhan pertanian dapat merupakan kombinasi dari beberapa macam/cara evaluasi, hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, lebih akurat, dan lebih sahih dari pada evaluasi dengan menggunakan cara tunggal.
Evaluasi Pelaksanaan kegiatan Penyuluhan Pertanian merupakan proses yang sistematis, sebagai upaya penilaian atas suatu kegiatan oleh evaluator melalui pengumpulan dan analisis informasi secara sistematik mengenai perencanaan, pelaksanaan, hasil dan dampak kegiatan penyuluhan pertanian. Hasil evaluasi ini untuk menilai relevansi, efektifitas/efisiensi pencapaian/hasil suatu kegiatan, untuk selanjutnya digunakan sebagai pertimbangan dalam pengambilan kebijakan pada perencanaan dan pengembangan kegiatan selanjutnya.


2. Masalah
Dari hasil identifikasi permasalahan secara umum, tingkat pengetahuan dan pemahaman anggota kelompoktani …………… Desa …………….. Kecamatan …………….. Kabupaten ……………, terhadap pelaksanaan penyuluhan pertanian tentang .....................................................masih perlu ditingkatkan, dan diharapkan pada akhirnya mengetahui manfaat, tujuan dan memahami alur proses perencanaannya

3. Tujuan Evaluasi Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian
Tujuan evaluasi pelaksanaan penyuluhan pertanian ini dilakukan adalah untuk mengetahui efektifitas perubahan aspek kognitif, dan afektif serta mengevaluasi sampai seberapa jauh tingkat pencapaian tujuan, berupa perubahan pengetahuan dan sikap. anggota kelompoktani …………… Desa …………….. Kecamatan …………….. Kabupaten ……………,Setelah mengikuti penyuluhan pertanian,

4. Kegunaan/manfaat
Manfaat dilaksanakannya evaluasi adalah::
(a)   Mengetahui dan menentukan tingkat perubahan perilaku petani setelah penyuluhan dilaksanakan
(b)   Perbaikan pelaksanaan penyuluhan pertanian; dan 
(c)   Penyempurnaan kebijakan penyuluhan pertanian.


II. LANDASAN TEORI

Evaluasi adalah suatu proses untuk menentukan relevansi, efisiensi, efektivitas, dan dampak kegiatan-kegiatan proyek/program sesuai dengan tujuan yang akan dicapai secara sistematik dan obyektif.
Definisi evaluasi dapat diambil dari pendapat beberapa ahli antara lain Soedijanto (1996), menyatakan: evaluasi adalah sebuah proses yang terdiri dari urutan rangkaian kegiatan mengukur dan menilai. Evaluasi merupakan proses mengumpulkan data yang sistematis untuk mengetahui efektifitas program pendidikan dan pelatihan. Pada dasarnya pengembangan Sumber Daya Manusia mempunyai misi memaksimalkan efektivitas pegawai dalam melaksanakan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya. Pengembangan juga dimaksudkan memberikan fasilitas pegawai melalui pemberian belajar dalam rangka perkembangan dan perubahan pribadinya, dalam hal ini pengembangan SDM meliputi tiga hal yaitu Pelatihan (training), Pendidikan (education) dan Pengembangan (development).
Raudabaugh dalam Yayasan Pengembangan Sinar Tani (2001), mendefinisikan evaluasi sebagai suatu proses untuk menentukan nilai atau jumlah keberhasilan dalam meraih tujuan yang direncanakan. Proses ini meliputi tahapan-tahapan sebagai berikut; merumuskan tujuan, mengidentifikasi kriteria yang cocok untuk mengukur keberhasilan dan untuk menentukan dan menjelaskan tingkat keberhasilan.
Sedangkan Frutchey (1973) dalam Mardikanto (2009), menjelaskan pengertian evaluasi adalah kegiatan lumrah yang biasa kita lakukan sehari-hari. Dalam semua kegiatan evaluasi terdapat tiga unsur,yaitu sebagai berikut:
A.    Observasi (pengamatan)
1.    Membanding-bandingkan antara hasil pengamatan dengan pedoman yang telah ditetapkan terlebih dahulu.
2.    Membuat kesimpulan atau pengambilan keputusan
Menurut PUSLUH DEPTAN (1995) evaluasi kegiatan penyuluhan pertanian adalah upaya penilaian atas sesuatu kegiatan oleh evaluator, melalui pengumpulan dan penganalisaan informasi secara sistematik mengenai perencanaan, pelaksanaan, hasil dan dampak kegiatan untuk menilai relevansi, efektivitas, efisiensi pencapaian hasil kegiatan, atau untuk perencanaan dan pengembangan selanjutnya dari suatu kegiatan.
3.    Sedangkan menurut Padmowihardjo (1996) evaluasi penyuluhan pertanian adalah sebuah proses sistematis untuk memperoleh informasi yang relevan tentang sejauhmana program tujuan program penyuluhan pertanian disuatu wilayah dapat dicapai sehingga dapat ditarik suatu kesimpulan, kemudian digunakan untuk mengambil keputusan dan pertimbangan-pertimbangan terhadap program penyuluhan yang dilakukan.
4.    Evaluasi adalah suatu kegiatan untuk menentukan seberapa jauh suatu hal itu berharga, bermutu dan bernilai. Jadi dalam evaluasi ada dua unsur utama yaitu menilai dan mengukur (Thomas,2005). Evaluasi penyuluhan pertanian adalah upaya penilaian terhadap suatu kegiatan, melalui pengumpulan dan penganalisisan informasi dan fakta-fakta secara sistematis mengenai perencanaan, pelaksanaan hasil dan dampak kegiatan tersebut, untuk menilai hasil relevansi, efektivitas dan efisiensi pencapaian hasil kegiatan. Analisis data adalah proses penyederhanaan data ke dalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan diinterpretasikan. Pengolahan dan analisis data dilakukan oleh petugas penyuluh yang bertugas diwilayah BPP yang bersangkutan.
Prinsip-prinsip evaluasi yang merupakan acuan dasar dalam melaksanakan evaluasi penyuluhan pertanian adalah sebagai berikut:
a.    Evaluasi harus berdasarkan fakta
b.    Evaluasi penyuluhan merupakan bagian integral dari proses kegiatan atau program penyuluhan
c.     Evaluasi hanya dapat dilakukan dalam hubungannya dengan tujuan dari program penyuluhan bersangkutan
d.    Evaluasi penyuluhan pertanian harus menggunakan alat ukur yang berbeda, untuk mengukur tujuan evaluasi yang berbeda pula.
e.     Evaluasi penyuluhan pertanian perlu dilakukan terhadap hasil-hasil kuantitatif dan kualitatif.
f.       Evaluasi penyuluhan pertanian harus dilakukan terhadap metode penyuluhan yang digunakan.
g.     Evaluasi perlu di pertimbangkan dengan teliti
h.    Evaluasi harus dijiwai dengan prinsip mencari kebenaran



III. RANCANGAN EVALUASI

A.    Rancangan Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan metode survey untuk mengetahui tingkat perbandingan perubahan pengetahuan dan sikap peserta pada sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan dilaksanakan yang ditunjukkan oelh perubahan skor yang dperoleh dari masing pertanyaan dalam kuisioner
B.    Populasi dan Sampel
Jika Jumlah populasi 30 Orang anggota kelompoktani, Responden pengambilan adalah 12 Orang (40%) terdiri dari anggota dan pengurus kelompoktani …………… Desa …………….. Kecamatan …………….. Kabupaten ……………,
C.   Jenis Sumber Data
Data primer yang diperoleh dari pertanyaan dalam bentuk kuisioner yang dijawab sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan penyuluhan petanian
D.   Tehnik pengumpulan Data
Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data primer malalui lembar kuisioner yang dibagikan pada petani peserta pelatihan, berisikan materi yang berhubungan dengan tingkat pegetahuan dan ketrampilan petani tentang berbagai aspek yang berkaitan dengan penyediaan bibit unggul tananaman karet.
E.    Waktu dan Tempat
Pelaksanaan evaluasi dilakukan sebelum dimulai dan sesudah pelatihan selesai yang bertempat di kelompoktani …………… Desa …………….. Kecamatan …………….. Kabupaten ……………,tanggal …………………………………
F.    Analisis Data
Data dari hasil jawaban kuisioner yang terkumpul direkapitulasi dalam tabulasi data, lalu dianalisis untuk mengetahui perbandingan persentase perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan penyuluhan/pelatihan

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
TEST AWAL (Lampiran Tabel 1)
ASPEK KOGNITIF:
Dari hasil tes awal diketahui bahwa rata-rata tingkat pengetahuan, pengertian/pemahaman petani anggota kelompoktani berkat karya tentang ……………. adalah …… %. Terdapat … orang dari …. orang petani yang menunjukkan nilai  diatas rata-rata test awal …….
ASPEK AVEKTIF:
Dari hasil tes awal diketahui bahwa rata tingkat Sikap dan minat petani anggota kelompoktani berkat karya tentang …….. adalah ….. %. Terdapat … orang dari … orang petani yang menunjukkan nilai  diatas rata-rata test awal ……

B.   Tingkat Pengetahuan Setelah Pelatihan
TEST AKHIR (Lampiran Tabel 2)

Setelah dilakukan penyuluhan dengan materi Penyusunan RDKK Pupuk bersubsidi, menggunakan metode …………. di peroleh hasil sebagaimana jawaban kuisioner yang dihimpun dari …. orang peserta /petani yang hadir dalam kegiatan penyuluhan pertanian sebagai berikut,
ASPEK KOGNITIF:
Terjadi pengingkatan rata-rata tingkat pengetahuan, pengertian/pemahaman petani anggota kelompoktani berkat karya tentang ………………… sebanyak ……….. % (dari …. % saat test awal menjadi …. % pada test akhir). Terdapat … orang dari …. orang petani yang menunjukkan nilai  diatas rata-rata test Akhir ….

ASPEK AVEKTIF:
Terjadi pengingkatan rata-rata tingkat Sikap dan minat petani anggota kelompoktani berkat karya tentang ……………… sebanyak … % (dari … % saat test awal menjadi …. % pada test akhir). Terdapat … orang dari … orang petani yang menunjukkan nilai  diatas rata-rata test Akhir …...
V. KESIMPULAN DAN SARAN


a.    Kesimpulan
Kegiatan penyuluhan pertanian di kelompoktani …………… Desa …………….. Kecamatan …………….. Kabupaten ……………, dihadiri … orang petani pada tanggal………………………selama ….. dengan materi ……………. dengan Metode ……….. menunjukkan pengaruh pada aspek kognitif sebesar ….. %, lebih efektif dibandingkan peningkatan aspek afektif sebesar …… %.



b.    Saran
Perlu dipertimbangkan:
1)    ………………………………..
2)    ………………………………..
3)    ………………………………..

DAFTAR PUSTAKA



Mardikanto. T,2009. Sistem Penyuluhan Pertanian. LPP  UNS dan UNS Press Surakarta.

Padmowiharjo, S. (1996). Evaluasi Penyuluhan Pertanian. Jakarta. Universitas Terbuka.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BLUSUKAN DI AKHIR 2017