EVALUASI PELAKSANAAN PENYULUHAN PERTANIAN
UPT. BPP. BATU SOPANG 2017
LEMBAR PENGESAHAN
EVALUASI PELAKSANAAN
PENYULUHAN
Di Kelompoktani …………… Desa ………………
Kecamatan ………….. Kabupaten …………………
2017
DISUSUN
OLEH:
…………………………………………
NIP.
…………………………………
Disyahkan
oleh:
KEPALA
UPT. BPP. BATU SOPANG
GUNTUR WAHYUDHO,SP
NIP. 19630406
198803 1 012
KATA
PENGANTAR.
Evaluasi merupakan suatu
kegiatan yang penting, namun sering dikesampingkan dan konotasinya negatif,
karena dianggap mencari kesalahan, kegagalan dan kelemahan dari suatu kegiatan
penyuluhan pertanian. Sebenarnya evaluasi harus dilihat dari segi manfaatnya
sebagai upaya memperbaiki dan penyempurnaan program/kegiatan penyuluhan
pertanian sehingga lebih efektif, efisien dan dapat mencapai tujuan yang telah
ditetapkan. Evaluasi penyuluhan pertanian dapat digunakan untuk memperbaiki
perencanaan kegiatan/program penyuluhan, dan
kinerja penyuluhan, mempertanggungjawabkan kegiatan yang dilaksanakan,
membandingkan antara kegiatan yang dicapai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT
atas karunianya sehingga Tugas Materi Peltahian Evaluasi Pelaksanaan
Penyuluhan ini dapat terselesaikan sebagai bagian rangkaian dasar
penyusunan programa penyuluhan pertanian tahun 2017
Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
dan bekerjama dalam
penyusunan Tugas Penyusunan
laporan Evaluasi Pelaksanaan Penyuluhan ini, khususnya kepada pengurus dan anggota kelompoktani …………… Desa
…………….. Kecamatan …………….. Kabupaten ……………, serta berbagai pihak yang telah
memberikan bimbingan. Saran dan masukan selalu kami harapkan untuk perbaikan
dan penyempurnaan pelaksanaan kegiatan di waktu yang akan datang
Penyusun,
……………………………
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR ……………………………………………
DAFTAR
ISI ……………………………………………………..
I.
PENDAHULUAN
………………………………………..
II.
LANDASAN
TEORI ……………………………………..
III.
RANCANGAN
EVALUASI …………………………......
IV.
HASIL
DAN PEMBAHASAN …………………………..
V.
KESIMPULAN
DAN SARAN …………………………..
Daftar
Pustaka …………………………………………………..
Daftar
Lampiran
1. LPM
Penyusunan RDKK pupuk bersubsidi ………….
2. Sinopsis
Judul Penyusunan RDKK pupuk
bersubsidi
3. Kuisioner
evaluasi pelaksanaan penyuluhan tentang Rencana Definitif Kebutuhan
Kelompoktani ….……..
4. Alat
ukur tingkat pengetahuan petani tentang Rencana Definitif Kebutuhan
Kelompoktani…………..
5. Daftar
hadir pertemuan petani …………………………
|
.i
.ii
1
3
6
8
10
11
12
13
15
17
19
|
I . PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Pelaksanaan
evaluasi penyuluhan pertanian dapat merupakan kombinasi dari beberapa
macam/cara evaluasi, hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan hasil yang lebih
baik, lebih akurat, dan lebih sahih dari pada evaluasi dengan menggunakan cara
tunggal.
Evaluasi
Pelaksanaan kegiatan Penyuluhan Pertanian merupakan proses yang sistematis,
sebagai upaya penilaian atas suatu kegiatan oleh evaluator melalui pengumpulan
dan analisis informasi secara sistematik mengenai perencanaan, pelaksanaan,
hasil dan dampak kegiatan penyuluhan pertanian. Hasil evaluasi ini untuk
menilai relevansi, efektifitas/efisiensi pencapaian/hasil suatu kegiatan, untuk
selanjutnya digunakan sebagai pertimbangan dalam pengambilan kebijakan pada
perencanaan dan pengembangan kegiatan selanjutnya.
2. Masalah
Dari
hasil identifikasi permasalahan secara umum, tingkat pengetahuan dan pemahaman anggota
kelompoktani …………… Desa
…………….. Kecamatan …………….. Kabupaten ……………, terhadap pelaksanaan penyuluhan
pertanian tentang .....................................................masih perlu
ditingkatkan, dan diharapkan pada akhirnya mengetahui manfaat, tujuan dan
memahami alur proses perencanaannya
3. Tujuan Evaluasi Pelaksanaan
Penyuluhan Pertanian
Tujuan
evaluasi pelaksanaan penyuluhan pertanian ini dilakukan adalah untuk mengetahui
efektifitas perubahan aspek kognitif, dan afektif serta mengevaluasi sampai
seberapa jauh tingkat pencapaian tujuan, berupa perubahan pengetahuan dan
sikap. anggota kelompoktani ……………
Desa …………….. Kecamatan …………….. Kabupaten ……………,Setelah mengikuti
penyuluhan pertanian,
4. Kegunaan/manfaat
Manfaat
dilaksanakannya evaluasi adalah::
(a)
Mengetahui
dan menentukan tingkat perubahan perilaku petani setelah penyuluhan
dilaksanakan
(b)
Perbaikan
pelaksanaan penyuluhan pertanian; dan
(c)
Penyempurnaan
kebijakan penyuluhan pertanian.
II.
LANDASAN TEORI
Evaluasi adalah suatu proses
untuk menentukan relevansi, efisiensi, efektivitas, dan dampak
kegiatan-kegiatan proyek/program sesuai dengan tujuan yang akan dicapai secara
sistematik dan obyektif.
Definisi evaluasi dapat
diambil dari pendapat beberapa ahli antara lain Soedijanto (1996), menyatakan:
evaluasi adalah sebuah proses yang terdiri dari urutan rangkaian kegiatan
mengukur dan menilai. Evaluasi merupakan proses mengumpulkan data yang
sistematis untuk mengetahui efektifitas program pendidikan dan pelatihan. Pada
dasarnya pengembangan Sumber Daya Manusia mempunyai misi memaksimalkan
efektivitas pegawai dalam melaksanakan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
Pengembangan juga dimaksudkan memberikan fasilitas pegawai melalui pemberian
belajar dalam rangka perkembangan dan perubahan pribadinya, dalam hal ini
pengembangan SDM meliputi tiga hal yaitu Pelatihan (training), Pendidikan
(education) dan Pengembangan (development).
Raudabaugh dalam Yayasan
Pengembangan Sinar Tani (2001), mendefinisikan evaluasi sebagai suatu proses
untuk menentukan nilai atau jumlah keberhasilan dalam meraih tujuan yang
direncanakan. Proses ini meliputi tahapan-tahapan sebagai berikut; merumuskan
tujuan, mengidentifikasi kriteria yang cocok untuk mengukur keberhasilan dan
untuk menentukan dan menjelaskan tingkat keberhasilan.
Sedangkan Frutchey (1973)
dalam Mardikanto (2009), menjelaskan pengertian evaluasi adalah kegiatan lumrah
yang biasa kita lakukan sehari-hari. Dalam semua kegiatan evaluasi terdapat
tiga unsur,yaitu sebagai berikut:
A.
Observasi
(pengamatan)
1.
Membanding-bandingkan
antara hasil pengamatan dengan pedoman yang telah ditetapkan terlebih dahulu.
2.
Membuat
kesimpulan atau pengambilan keputusan
Menurut PUSLUH DEPTAN (1995) evaluasi kegiatan penyuluhan pertanian adalah upaya penilaian atas sesuatu kegiatan oleh evaluator, melalui pengumpulan dan penganalisaan informasi secara sistematik mengenai perencanaan, pelaksanaan, hasil dan dampak kegiatan untuk menilai relevansi, efektivitas, efisiensi pencapaian hasil kegiatan, atau untuk perencanaan dan pengembangan selanjutnya dari suatu kegiatan.
Menurut PUSLUH DEPTAN (1995) evaluasi kegiatan penyuluhan pertanian adalah upaya penilaian atas sesuatu kegiatan oleh evaluator, melalui pengumpulan dan penganalisaan informasi secara sistematik mengenai perencanaan, pelaksanaan, hasil dan dampak kegiatan untuk menilai relevansi, efektivitas, efisiensi pencapaian hasil kegiatan, atau untuk perencanaan dan pengembangan selanjutnya dari suatu kegiatan.
3.
Sedangkan
menurut Padmowihardjo (1996) evaluasi penyuluhan pertanian adalah sebuah proses
sistematis untuk memperoleh informasi yang relevan tentang sejauhmana program
tujuan program penyuluhan pertanian disuatu wilayah dapat dicapai sehingga
dapat ditarik suatu kesimpulan, kemudian digunakan untuk mengambil keputusan
dan pertimbangan-pertimbangan terhadap program penyuluhan yang dilakukan.
4.
Evaluasi
adalah suatu kegiatan untuk menentukan seberapa jauh suatu hal itu berharga,
bermutu dan bernilai. Jadi dalam evaluasi ada dua unsur utama yaitu menilai dan
mengukur (Thomas,2005). Evaluasi penyuluhan pertanian adalah upaya penilaian
terhadap suatu kegiatan, melalui pengumpulan dan penganalisisan informasi dan
fakta-fakta secara sistematis mengenai perencanaan, pelaksanaan hasil dan
dampak kegiatan tersebut, untuk menilai hasil relevansi, efektivitas dan
efisiensi pencapaian hasil kegiatan. Analisis data adalah proses penyederhanaan
data ke dalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan diinterpretasikan. Pengolahan
dan analisis data dilakukan oleh petugas penyuluh yang bertugas diwilayah BPP
yang bersangkutan.
Prinsip-prinsip evaluasi
yang merupakan acuan dasar dalam melaksanakan evaluasi penyuluhan pertanian
adalah sebagai berikut:
a.
Evaluasi
harus berdasarkan fakta
b.
Evaluasi
penyuluhan merupakan bagian integral dari proses kegiatan atau program
penyuluhan
c.
Evaluasi
hanya dapat dilakukan dalam hubungannya dengan tujuan dari program penyuluhan
bersangkutan
d.
Evaluasi
penyuluhan pertanian harus menggunakan alat ukur yang berbeda, untuk mengukur
tujuan evaluasi yang berbeda pula.
e.
Evaluasi penyuluhan pertanian perlu dilakukan
terhadap hasil-hasil kuantitatif dan kualitatif.
f.
Evaluasi penyuluhan pertanian harus dilakukan
terhadap metode penyuluhan yang digunakan.
g.
Evaluasi perlu di pertimbangkan dengan teliti
h.
Evaluasi
harus dijiwai dengan prinsip mencari kebenaran
III.
RANCANGAN EVALUASI
A. Rancangan Evaluasi
Evaluasi
dilakukan dengan metode survey untuk mengetahui tingkat perbandingan perubahan
pengetahuan dan sikap peserta pada sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan
dilaksanakan yang ditunjukkan oelh perubahan skor yang dperoleh dari masing
pertanyaan dalam kuisioner
B. Populasi dan Sampel
Jika
Jumlah populasi 30 Orang anggota kelompoktani, Responden pengambilan adalah 12 Orang
(40%) terdiri dari anggota dan pengurus kelompoktani …………… Desa …………….. Kecamatan …………….. Kabupaten
……………,
C. Jenis Sumber Data
Data
primer yang diperoleh dari pertanyaan dalam bentuk kuisioner yang dijawab
sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan penyuluhan petanian
D. Tehnik pengumpulan Data
Pengumpulan
data dilakukan dengan mengumpulkan data primer malalui lembar kuisioner yang
dibagikan pada petani peserta pelatihan, berisikan materi yang berhubungan
dengan tingkat pegetahuan dan ketrampilan petani tentang berbagai aspek yang
berkaitan dengan penyediaan bibit unggul tananaman karet.
E. Waktu dan Tempat
Pelaksanaan
evaluasi dilakukan sebelum dimulai dan sesudah pelatihan selesai yang bertempat
di kelompoktani …………… Desa
…………….. Kecamatan …………….. Kabupaten ……………,tanggal …………………………………
F. Analisis Data
Data
dari hasil jawaban kuisioner yang terkumpul direkapitulasi dalam tabulasi data,
lalu dianalisis untuk mengetahui perbandingan persentase perubahan pengetahuan
sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan penyuluhan/pelatihan
IV.
HASIL DAN PEMBAHASAN
TEST AWAL
(Lampiran Tabel 1)
ASPEK KOGNITIF:
Dari hasil tes awal diketahui bahwa rata-rata
tingkat pengetahuan, pengertian/pemahaman
petani anggota kelompoktani berkat karya tentang ……………. adalah …… %. Terdapat … orang
dari …. orang petani yang menunjukkan nilai
diatas rata-rata test awal …….
ASPEK AVEKTIF:
Dari hasil tes awal diketahui bahwa
rata tingkat Sikap dan
minat petani anggota kelompoktani berkat
karya tentang …….. adalah ….. %. Terdapat … orang dari … orang petani yang
menunjukkan nilai diatas rata-rata test
awal ……
B.
Tingkat Pengetahuan Setelah Pelatihan
TEST AKHIR
(Lampiran Tabel 2)
Setelah dilakukan penyuluhan dengan
materi Penyusunan RDKK Pupuk bersubsidi, menggunakan metode …………. di peroleh
hasil sebagaimana jawaban kuisioner yang dihimpun dari …. orang peserta /petani
yang hadir dalam kegiatan penyuluhan pertanian sebagai berikut,
ASPEK KOGNITIF:
Terjadi pengingkatan rata-rata
tingkat pengetahuan,
pengertian/pemahaman petani anggota kelompoktani berkat karya tentang ………………… sebanyak
……….. % (dari …. % saat test awal menjadi …. % pada test akhir). Terdapat … orang
dari …. orang petani yang menunjukkan nilai
diatas rata-rata test Akhir ….
ASPEK AVEKTIF:
Terjadi pengingkatan rata-rata
tingkat Sikap dan
minat petani anggota kelompoktani berkat
karya tentang ……………… sebanyak … % (dari … % saat test awal menjadi …. % pada
test akhir). Terdapat … orang dari … orang petani yang menunjukkan nilai diatas rata-rata test Akhir …...
V. KESIMPULAN DAN SARAN
a. Kesimpulan
Kegiatan
penyuluhan pertanian di kelompoktani ……………
Desa …………….. Kecamatan …………….. Kabupaten ……………, dihadiri … orang
petani pada tanggal………………………selama ….. dengan materi ……………. dengan Metode ………..
menunjukkan pengaruh pada aspek kognitif sebesar ….. %, lebih efektif
dibandingkan peningkatan aspek afektif sebesar …… %.
b. Saran
Perlu
dipertimbangkan:
1) ………………………………..
2) ………………………………..
3) ………………………………..
DAFTAR PUSTAKA
Mardikanto. T,2009. Sistem Penyuluhan Pertanian.
LPP UNS dan UNS Press Surakarta.
Padmowiharjo, S. (1996). Evaluasi
Penyuluhan Pertanian. Jakarta. Universitas Terbuka.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar